Curriculum
Subbab ini secara khusus mengantarkan mahasiswa pada penugasan reflektif dan analitis yang harus dikerjakan setelah mempelajari seluruh materi Bab III (Boud & Soler, 2016). Deep Learning Log pada Bab III tidak dimaksudkan sebagai ringkasan materi, melainkan sebagai bukti proses berpikir mendalam mahasiswa dalam memahami, mengevaluasi, dan merancang inovasi teknologi pembelajaran Biologi digital (Anwar & Sodik, 2025). Melalui tugas ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pemahaman konseptual, pengalaman belajar, dan refleksi kritis secara sistematis (Feriyanto & Anjariyah, 2024).
Setelah mempelajari Bab III, mahasiswa diwajibkan menyusun Deep Learning Log yang berisi refleksi tertulis berbasis pengalaman belajar terhadap inovasi teknologi pendidikan Biologi yang telah dibahas (Boud & Soler, 2016). Log ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan analisis tren inovasi, evaluasi dampak teknologi, serta perancangan gagasan inovatif sebagaimana dituntut dalam CPL dan indikator HOTS (OECD, 2025). Dengan demikian, Deep Learning Log berfungsi sebagai instrumen penilaian kinerja kognitif-reflektif, bukan sekadar dokumentasi aktivitas belajar (Northern Illinois University, n.d.).
Dalam tugas Deep Learning Log Bab III, mahasiswa diminta untuk merefleksikan pengalaman belajarnya secara mindful, yaitu dengan menyadari bagaimana teknologi (AI, VR/AR, platform digital, atau simulasi) memengaruhi cara mereka memahami konsep Biologi (Anwar & Sodik, 2025). Mahasiswa juga harus menunjukkan refleksi meaningful dengan mengaitkan konsep inovasi teknologi pendidikan Biologi dengan konteks nyata, seperti isu kesehatan, lingkungan, pendidikan, atau keberlanjutan (Feriyanto & Anjariyah, 2024). Selain itu, mahasiswa diharapkan mengungkapkan dimensi joyful, yakni bagaimana pengalaman belajar digital memengaruhi motivasi, ketertarikan, dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran Biologi (OECD, 2025).
Secara substansial, Deep Learning Log Bab III harus memuat analisis mahasiswa terhadap satu atau lebih contoh inovasi teknologi pendidikan Biologi yang dibahas dalam bab ini, seperti teknologi imersif atau AI (Zawacki-Richter et al., 2019). Mahasiswa diminta mengevaluasi kelebihan, keterbatasan, dan implikasi etis dari inovasi tersebut berdasarkan perspektif STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics) (Kelley & Knowles, 2016). Analisis ini menuntut mahasiswa untuk tidak hanya bersikap deskriptif, tetapi juga kritis dan argumentatif sesuai dengan level HOTS C4-C6 (OECD, 2025).
Sebagai bagian dari penugasan, mahasiswa juga harus merumuskan gagasan awal desain inovasi pembelajaran Biologi digital yang bersifat kontekstual dan realistis (Anwar & Sodik, 2025). Gagasan tersebut dapat berupa rancangan pembelajaran, pemanfaatan teknologi tertentu, atau strategi pedagogis yang mengintegrasikan prinsip mindful-meaningful-joyful (Feriyanto & Anjariyah, 2024). Rancangan ini tidak dituntut bersifat teknis sempurna, tetapi harus menunjukkan logika pedagogis yang jelas dan relevan dengan konteks pembelajaran Biologi (OECD, 2025).
Deep Learning Log Bab III dinilai sebagai tugas analisis reflektif individu dan menjadi bagian dari evidence OBE untuk menilai ketercapaian CPL-3 dan CPMK mata kuliah (Boud & Soler, 2016). Penilaian dilakukan dengan menekankan kedalaman refleksi, kualitas analisis, keterpaduan perspektif STEM, serta kejelasan argumentasi tertulis (OECD, 2025). Dengan demikian, tugas ini tidak hanya menilai apa yang dipelajari mahasiswa, tetapi juga bagaimana mahasiswa memaknai dan mentransformasikan pengetahuan tersebut (Northern Illinois University, n.d.).
Melalui Deep Learning Log, mahasiswa diharapkan mengembangkan kebiasaan reflektif dan kemampuan berpikir kritis yang berkelanjutan sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi pendidikan di masa depan (Boud & Soler, 2016). Subbab ini menjadi jembatan penting antara pemahaman teoretis Bab III dan praktik pembelajaran reflektif yang menegaskan peran mahasiswa sebagai pembelajar mandiri, kritis, dan bertanggung jawab di era digital (UNESCO, 2019).